Richard Ramirez

Riwayat Keji Richard Ramirez, Penyembah Setan yang Bunuh Belasan Wanita Era ’80-an

0 Comments

Dijuluki “Penguntit Malam”, Richard Ramirez adalah seorang pembunuh berantai AS yang menewaskan minimal 14 orang.

Dia terhitung menyiksa puluhan lainnya sebelum saat ditangkap pada 1985.

Dilansir Biography, Ramirez tak cuma membunuh, tetapi memperkosa dan juga menyiksa setidaknya belasan lainnya.

Setelah dideteksi mengidap epilepsi, ia menjadi pengguna narkoba berat dan menumbuhkan minat pada satanisme, yang menjadi kartu panggil penyidik di TKP-nya.

Ditangkap pada Agustus 1985, Ramirez dijatuhi hukuman mati pada akhir persidangannya pada 1989.

Dia menggunakan sisa hari-harinya di Penjara San Quentin California, sebelum saat meninggal karena kanker pada 7 Juni 2013, pada umur 53 tahun.

Masa remaja Ramirez terlalu memengaruhi aksinya.

Saat itu, sepupunya yang lebih tua, Miguel, yang baru saja lagi berasal dari pertempuran didalam Perang Vietnam, berikan mengerti Ramirez berkenaan penyiksaan dan mutilasi yang dia melaksanakan pada beberapa wanita Vietnam.

Pada umur 13 tahun, Ramirez menyaksikan sepupunya membunuh istrinya.

Putus sekolah di kelas sembilan, Ramirez ditangkap untuk pertama kalinya pada tahun 1977, karena punya mariyuana.

Dia langsung tukar ke California, berkembang menjadi kecanduan kokain dan perampokan, dan menumbuhkan minat pada satanisme.

Dia ditangkap dua kali di daerah Los Angeles karena pencurian mobil pada tahun 1981 dan 1984.

Baca juga;

Kisah Alexander Pichushkin, Si Pembunuh ‘Papan Catur’

Review What Happened to Mr. Cha? (2021)

Pencurian lantas berubah menjadi kekerasan. Pembunuhan pertama Ramirez berlangsung pada 28 Juni 1984.

Korbannya adalah Jennie Vincow, 79 tahun, yang terserang secara seksual, ditikam, dan dibunuh sepanjang perampokan di rumahnya sendiri.

Yang berlangsung selanjutnya adalah pembunuhan brutal, pemerkosaan, dan perampokan, yang meninggalkan puluhan korban di belakangnya.

Ramirez konsisten menyerang nyaris sepanjang sembilan bulan kemudian.

Pada 17 Maret 1985, dia menyerang Maria Hernandez, yang sukses melarikan diri, dan lantas membunuh rekan sekamarnya, Dayle Okazaki.

Tidak senang bersama dengan serangan ini, dia terhitung menembak dan membunuh Tsai-Lian Yu pada malam yang sama, memicu kegilaan sarana yang memicu Ramirez dijuluki “Penyusup Lembah” oleh pers.

Hanya 10 hari kemudian, pada 27 Maret, Ramirez membunuh Vincent Zazzara yang berusia 64 tahun dan istri Zazzara yang berusia 44 tahun, Maxine, gunakan style serangan yang bakal menjadi pola bagi si pembunuh.

Sang suami ditembak terlebih dahulu, lalu istrinya terserang secara brutal dan ditikam sampai mati.

Selama beberapa bulan berikutnya, tingkat pembunuhannya meningkat, merenggut selusin korban lainnya didalam hiruk-pikuk perampokan, penyerangan, dan kekerasan brutal, lengkap bersama dengan ritual setan.

Departemen Kepolisian Los Angeles menanggapi bersama dengan membentuk satuan tugas khusus, bersama dengan FBI turun tangan untuk membantu.

Tindakan Ramirez pada malam paling akhir terornya, pada 24 Agustus 1985, langsung membuatnya ditangkap.

Penangkapan Ramirez berlangsung pada 31 Agustus, sesudah dia dipukuli habis-habisan oleh masyarakat LA Timur kala coba membajak mobil.

Setelah nyaris 24 tahun menekuni hukuman mati, Ramirez meninggal pada 7 Juni 2013, pada umur 53 tahun, akibat komplikasi yang terkait bersama dengan limfoma sel B.

Related Posts