Review Film Trolls Band Together Tontonan untuk Buah dan Bunda

0 Comments

Film Trolls Band Together kembali menyajikan aksi para Trolls menyelamatkan siapa malah yang mereka sayangi.

Kali ini, Branch berupaya menyelamatkan kakaknya yang diculik. Melainkan, dia tak sendirian sebab saudara-saudaranya, beserta Poppy, turut serta dalam aksi hal yang demikian.

Seperti judulnya, film ini menyatukan kembali anggota boy band Brozone yang bubar sesudah penampilan perdana mereka. Semenjak ketika itu, anggotanya kocar kacir dan mendulang nasib mereka sendiri-sendiri. Branch usai bersama Poppy dan tak pernah mengaku pernah menjadi bagian dari boy band fenomenal hal yang demikian.

Ketidakhadiran John Dory, kakak slot min depo 5ksulung Branch, mengubah segalanya. Masa lalu Branch malah terkuak. Sedangkan awalnya ogah bergabung dengan John Dory, sesudah tahu jikalau kakaknya yang paling dekat dengannya, Floyd, diculik, Branch malah turut aksi penyelamatan itu

Sama seperti film-film sebelumnya, Trolls Band Together juga menyajikan banyak nyanyian. Sebagian lagunya sudah akrab di alat pendengar penonton, seperti Sweet Dreams (Are Made of This) dari Eurythmics dan sederet nyanyian dari NSYNC. Ketidakhadiran nyanyian seperti I Want You Back bakal membawa kembali kenangan para bunda ke era kejayaan boy band itu di akhir 1990-an sampai permulaan 2000-an.

Secara garis besar, ceritanya juga klise. Para troll itu seharusnya berpetualang dari kota ke kota untuk mencari anggota Brozone sebelum melanjutkan usaha mereka menyelamatkan Floyd. Selama perjalanan, mereka bertemu sekutu dan lawan yang akibatnya menjadi sekutu mereka yang bermanfaat.

Tak banyak hal istimewa di film ini. Semuanya dapat diterka. Sekiranya malah ada twist, twist-nya malah terasa lazim dan tak ada yang terlalu mengagetkan. Terutamanya, ini yaitu film untuk seluruh usia yang pastinya punya cerita yang lebih gampang dicerna buah hati-buah hati.

Kecuali menarik dari film ini yaitu gambar dan animasinya, seperti yang sudah-sudah. Trolls Band Together memadukan latar fantasi yang cenderung ke pedesaan dengan gambaran kota besar yang sudah lebih maju dan ramai. Sedangkan itu, ada adegan denga latar yang menandakan bagian gelap dari dunia mereka.

Perpaduan ini membuat dunia Troll jadi lebih hidup sebab tak cuma mengisahkan gemerlapnya dunia musik pop, tapi juga kesuraman di sana. Sedangkan ceritanya kelihatan agak maksa, tapi untuk sebuah hiburan, film ini pas dinikmati keluarga. Para bunda yang memandu anaknya bakal lebih giat untuk sing along selama film berlangsung.

Trolls Band Together menyuguhkan tontonan yang dapat ditonton keluarga. Nuansa nostalgianya bakal disukai orang tua dan petualangannya pas untuk buah hati. Melainkan, ya, sudah, itu saja. Tak ada yang terlalu istimewa dari film ini.

Trolls Band Together sudah dapat ditonton di bioskop seluruh Indonesia mulai Jumat (17/11). Film ini untuk seluruh usia dan berdurasi 1 jam 31 menit. Selamat menyaksikan.

Related Posts