Review Film Split: Adegan Satu Orang Dengan 24 Karakter kepribadian

0 Comments

Banyak film yang mengangkat tema perihal kepribadian ganda. Dalam kurang lebih satu decade terakhir mungkin yang paling berkesan bagi saya yaitu film Fight Club, yang diperankan oleh Edward Norton dan Brad Pitt, mengisahkan seorang penderita insomnia yang kesudahannya mempunyai situasi dimana kepribadiannya terpecah menjadi dua. Tetapi itu hanya kasus dimana seseorang mempunyai dua kepribadian, lalu bagaimana seandainya dalam satu tubuh mempunyai banyak kepribadian, pun hingga lebih dari dua puluh kepribadian? Itu yang ada di film terbaru karya M Night Shyamalan berjudul ‘Split.’

Film ini dibuka dengan penculikan tiga gadis remaja oleh seorang pria tak dikenal. Ketiga remaja ini disekap slot 77 di ruang bawah tanah, tetapi yang membingungkan pria yang menculiknya tadi tak jarang berganti pakaian yang aneh. Setiap kali berganti pakaian, tingkah lakunya pun berubah, seolah ia bukan orang yang sama.

Ternyata pria hal yang demikian memang menderita kelainan jiwa, yang memaksanya berubah-ubah lantaran di dalam dirinya ada 23 variasi kepribadian. Entah apakah pria ini bagus atau tak, dan apa semangatnya untuk menculik gadis-gadis remaja, itu yang menjadi pertanyaan yang disuguhkan di film Split. Pria ini sudah mengaku terhadap psikiater bahwa ia mempunyai 23 kepribadian, tetapi muncul lagi satu kepribadian yang benar-benar buas. Apakah semua kepribadian hal yang demikian benar-benar ada, atau hanya rekaan dari pria hal yang demikian?

James McAvoy makin kemari tampaknya punya skill peran yang kian terasah. Aktingnya sekarang tak sekedar menjadi artis film pria pria keren seperti yang ditampilkan di franchise film X-Men ataupun Wanted, beberapa film yang ia perankan akhir-akhir ini menonjol kian menantang. Seperti film bergenre thriller berjudul Trance di tahun 2013, atau juga ketika ia jadi ilmuan sinting di film Victor Frankenstein di tahun 2015. McAvoy benar-benar sudah berubah menjadi artis film pria pemain karakter yang sepatutnya diperhitungkan. Dan peran ia di film Split kali ini benar-benar sungguh-sungguh luar biasa.

Walau tak ke-23 kepribadian dari Kevin yang ia mainkan secara jelas, tetapi setidaknya ada 4 karakter yang paling menonjol yang ia perankan dan benar-benar mencapai totalitas. Peran sebagai Dennis dengan obsessive-compulsive disorder, Patricia yaitu seorang wanita dengan tatapan dingin, Hedwig seorang buah hati berusia 9 tahun, hingga Barry yang agak kemayu dan gemar dengan desain fashion, diperankan sungguh-sungguh bagus oleh McAvoy. Malah saking totalnya ia memainkan tiap karakter, penonton dapat merasakan bahwa tiap karakter kepribadian hal yang demikian memang benar-benar berbeda antara satu dan yang lain. Lebih-lebih karakter untuk Hedwig, yaitu seorang bocah berusia 9 tahun yang rada usil dan tinggi tetapi punya rasa penasaran tinggi.

Lawan main McAvoy disini yaitu aktris muda berusia remaja, Anya Taylor-Joy yang berperan sebagai Casey. Casey mempunyai karakter yang anti-sosial dengan masa lalu yang kelam, tetapi cerdik dan jago memanfaatkan situasi untuk dapat menyelamatkan diri.

Related Posts