Henry Howard Holmes-

Kengerian Henry Howard Holmes, Mengaku Dilahirkan dengan Sifat Iblis

0 Comments

Henry Howard Holmes dianggap sebagai pembunuh berantai pertama Amerika. Pada tanggal 7 Mei 1896, Henry Howard Holmes dieksekusi bersama dengan digantung atas pembunuhan rekannya Ben Pitezel.

Dia pun mengaku membunuh 27 orang lainnya, namun secara formal dikaitkan bersama dengan sembilan pembunuhan.

Sementara beberapa memperkirakan bahwa Holmes udah membunuh hingga 200 orang, meski klaim ini disebut dibesar-besarkan.

Pria yang lahir pada 16 Mei 1861 di Glimanton, New Hampshire, Philadelphia, Pennsylvania, ini pun dulu membawa dampak pengakuan kontroversial.

Ia mengaku dilahirkan bersama dengan pembawaan iblis dan tidak dapat mencegah permintaan untuk membunuh.

“Saya dilahirkan bersama dengan pembawaan iblis didalam diri saya,” kata Henry Howard Holmes.

“Saya tidak dapat mencegah fakta bahwa saya sbobet88 adalah seorang pembunuh, tidak lebih dari penyair yang dapat menopang gagasan untuk bernyanyi, atau ambisi seorang intelektual untuk jadi hebat.

“Kecenderungan untuk membunuh singgah kepada saya secara alami seperti gagasan untuk lakukan hak singgah kepada mayoritas orang.”

Dikenal sebagai Henry Howard Holmes, namun ia lahir bersama dengan nama Herman Mudgett. Bukan hanya dikenal sebagai pembunuh berantai pertama saja, Henry Howard Holmes juga merupakan penipu.

Itulah yang dijalankan pria berikut kepada korban-korbannya. Mudgett dilahirkan didalam keluarga kaya dan menyatakan gejala kecerdasan tinggi sejak umur dini.

Selalu tertarik pada kedokteran, dia dikira menjebak hewan dan lakukan operasi pada mereka; beberapa kisah hidupnya lebih-lebih menyatakan bahwa dia membunuh kawan bermain jaman kecilnya.

Baca juga:

Rekomendasi Film Bertema Serial Killer

Review Film Sewu Dino, Kisah Gadis Muda Terjebak Praktik Santet 1.000 Hari

Mudgett bersekolah di sekolah kedokteran di University of Michigan, di mana dia adalah seorang siswa yang biasa-biasa saja.

Pada tahun 1886 Mudgett rubah ke Chicago dan langsung mendapat pekerjaan. Padahal saat rubah ke kota itu, ia udah jadi buronan. Sebagai penipu dan fanatik, dia melarikan diri dari satu kota ke kota lain, menjauhkan hukuman penjara untuk berbagai penipuan.

Bagaimanapun ia berhasil bekerja sebagai apoteker bersama dengan nama “Dr. HH Holmes.”

Segera setelah itulah dia tampaknya menjadi membunuh orang untuk mengambil harta benda mereka.

Pada tahun 1887, dia membeli sebidang tanah kosong di seberang jalan dari toko daerah dia bekerja dan menjadi membangun gedung tiga lantai, yang katanya dapat digunakan untuk apartemen dan toko.

Rumah yang dia bangun untuk dirinya sendiri itu sesudah itu dikenal sebagai “Kastil Pembunuhan”.

Disebut tempat tinggal itu disempurnakan bersama dengan lorong rahasia, pintu jebakan, ruang kedap suara, pintu yang dapat dikunci dari luar, jet gas untuk korban sesak napas, dan daerah pembakaran untuk mengkremasi jenazah.

Holmes berencana lantai pertama untuk menampung semua blok etalase yang dapat dia sewakan.

Lantai ketiga dapat berisi apartemen untuk penghuni baru yang dambakan jadi besar di Windy City.

Anehnya, beberapa masyarakat yang tidak sangsi itu kelanjutannya jadi korban Holmes.

Para korban itu wajib melihat lantai dua —lantai yang dikira penuh bersama dengan “ruang sesak napas”, labirin, dan tangga tersembunyi.

Rumah itu selesai dibangun pada tahun 1892.

Di puncak karirnya yang terkenal, sepanjang Pameran Kolumbia Dunia di Chicago pada tahun 1893, dia dikira merayu dan membunuh sejumlah wanita, biasanya bersama dengan bertunangan bersama dengan mereka dan sesudah itu membunuh mereka setelah mengamankan kendali atas tabungan hidup mereka.

Mudgett juga mewajibkan karyawannya untuk membawa asuransi jiwa yang menamainya sebagai penerima fungsi supaya dia dapat mengumpulkan uang setelah dia membunuh mereka.

Dia disebut menjajakan tubuh banyak korbannya ke sekolah kedokteran setempat.

Pada tahun 1894, polisi yang menjelajahi lorong-lorongnya yang berkelok-kelok pun dibuat bingung bersama dengan apa yang mereka temukan.

Ada dinding berengsel dan partisi palsu. Beberapa kamar memiliki lima pintu dan yang lain tidak memiliki pintu.

Ruang rahasia tanpa hawa ditemukan di bawah papan lantai —dan dinding berlapis pelat besi nampak mencegah semua suara.

Disebut apartemen Holmes memiliki pintu jebakan di kamar mandi, yang terbuka untuk mengungkap tangga yang menuju ke bilik tanpa jendela.

Di bilik, dikira ada saluran besar yang menembus ke ruang bawah tanah.

Satu ruangan perlu dipenuhi bersama dengan perlengkapan gas. Di sini, Holmes tampaknya dapat menyegel korbannya, menyalakan sakelar di ruangan yang berdekatan, dan menanti kengerian terungkap. Parasut lain ditemukan di dekatnya.

Semua pintu dan beberapa anak tangga terhubung ke sistem alarm yang rumit. Setiap kali seseorang melangkah ke aula atau menuju ke bawah, bel berbunyi di kamar tidur Holmes.

Namun seperti jumlah korbannya, uraian mengenai tempat tinggal berikut mengundang skeptisisme sejarawan dan wajib diingat bahwa setidaknya beberapa desain mungkin udah dibesar-besarkan oleh surat kabar pada zaman itu.

Disebut bahwa setelah menjatuhkan korbannya lewat saluran di rumahnya, ia dilaporkan membedahnya dan membersihkannya.

Kemudian, menjajakan organ atau kerangkanya ke institusi medis atau ke pasar gelap.

Pada akhirnya, pencurian dan skema keuangan yang tidak direncanakan bersama dengan baik jadi jalan pembuka bagi penangkapan Holmes di Boston pada 17 November 1894.

Setelah beberapa dekade lakukan kegiatan kriminalnya, Henry Howard Holmes dijebloskan ke balik jeruji besi dan kelanjutannya dieksekusi.

Related Posts